Hubungi Kami:

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majene melaksanakan kegiatan seleksi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM), Rabu 3 Juni 2026.
Kegiatan tersebut diseleksi langsung oleh tenaga pendidik MAN 1 Majene yang berjumlah 16 orang yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Calon murid baru akan mengikuti beberapa tahapan seleksi yang ditetapkan sebelumnya yakni Tes Kompetensi Awal (TKA), Tes Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ), Tes Wawancara, dan Tes Minat dan Bakat.
Ada 172 calon murid baru yang mengikuti seleksi yang berasal dari berbagai daerah seperti Provinsi Kalimantan, Kabupaten Sidrap, Polewali Mandar, dan Majene itu sendiri.
Ketua panitia tim penguji PMBM MAN 1 Majene, Budi Hartini, S.Pd., menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di MAN 1 Majene, “Kami berharap kepada calon murid baru yang memilih untuk melanjutkan pendidikannya di MAN 1 Majene untuk bisa lebih berkembang dan dapat meningkatkan kemampuan skill yang dimiliki untuk perjalanan pendidikan selanjutanya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa MAN 1 Majene siap menjadi wadah yang unggul untuk calon murid baru karena dilengkapi fasilitas yang memadai dan tenaga pendidik yang berkompeten di bidangnya.
Salah satu perwakilan orang tua calon murid baru menyampaikan bahwa alasan menyekolahkan anaknya di MAN 1 Majene karena ia tertarik melihat berbagai kegiatan-kegiatan aktif Madrasah di sosial media, “Saya tertarik melihat banyak kegiatan-kegiatan yang aktif MAN 1 Majene yang sering saya lihat di media sosial, memiliki fasilitas yang lengkap serta tenaga pendidik dan kependidikan yang bermutu di Madrasah ini”, ujarnya.
Salah satu perwakilan calon Murid baru juga menyampaikan bahwa ketertarikan melanjutkan pendidikannya di MAN 1 Majene karena kegiatannya yang banyak sekali, “Saya tertarik dengan MAN 1 Majene karena kegiatan-kegiatan yang banyak sekali”, tutupnya.
Proses seleksi penerimaan murid baru madrasah berjalan lancar, penuh keakraban antara orang tua murid dengan tenaga pendidik dan kependidikan.










