Hubungi Kami:
Dari Kelas Menuju Realitas: Peserta Didik MAN 1 Majene Resmi Dilepas Untuk Program Belajar Kerja Nyata (BKN)

MAJENE – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majene kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja dan berintegritas. Rabu, 26 November, MAN 1 Majene menggelar apel pelepasan peserta didik untuk mengikuti program Belajar Kerja Nyata (BKN).
Program BKN ini dirancang sebagai jembatan penting yang menghubungkan antara teori yang dipelajari di ruang kelas dengan praktik dan realitas di lingkungan masyarakat.
Kegiatan pelepasan yang berlangsung di Lapangan MAN 1 Majene ini dihadiri oleh kepala madrasah, wakil kepala madrasah, dan jajaran tenaga pendidik. Sebanyak 135 peserta didik kelas XII secara resmi dilepas untuk menjalani masa pengabdian dan praktik kerja selama 4 hari, dimulai dari tanggal 26 sampai dengan 29 November.
Kepala MAN 1 Majene, Yusbar, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini adalah kesempatan emas untuk menguji kematangan diri.
“Kegiatan ini bukan kegiatan yang baru. BKN sudah yang ke-5. Kegiatan ini adalah kegiatan pembelajaran. Belajar langsung di lapangan, belajar langsung di masyarakat, belajar langsung di alam, di tempatnya masing-masing,” ucap Yusbar.
Peserta didik BKN tahun ini ditempatkan di 6 desa dengan 23 titik posko persinggahan. Beberapa desa yang termasuk di dalamnya adalah Desa Napo, Desa Alu, dan Desa Adolang. Tujuan utama dari penempatan ini adalah untuk memberi dampak positif pada desa dalam berbagai bidang, seperti sektor ekonomi, budaya, maupun keagamaan. Hal ini tidak hanya untuk memberikan manfaat kepada desa, tetapi juga untuk melatih dan membangun kemandirian peserta didik, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.
Yusbar dalam sambutannya juga menekankan agar peserta didik tetap bisa menjaga marwah atau nama baik madrasah di masyarakat.
“Tentu, karena ini kegiatan di luar, maka anak-anakku harus memperhatikan berbagai macam hal terkait dengan bagaimana bersikap di kampung orang, di keluarga orang, dan seterusnya. Itu yang sangat diperlukan karena itulah yang kelihatan. Cara berpakaian, cara kita melakukan kegiatan. Harus menjaga kerja sama. Jaga kekompakan. Jaga nama baik madrasah,” tegasnya.
Pelepasan peserta didik ini menjadi penanda dimulainya fase penting bagi peserta didik MAN 1 Majene, khususnya kelas XII. Sebuah langkah besar yang membuktikan bahwa pendidikan madrasah bukan hanya tentang pembelajaran di kelas, tetapi juga tentang kesiapan menghadapi tantangan dan tuntutan zaman, serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dimulai dari hal paling sederhana.
